kamus

Saturday, May 13, 2017

ABSES


Apakah yang dimaksud dengan abses (penimbunan nanah)?
Abses adalah penimbunan nanah, biasanya terjadi akibat suatu infeksi bakteri. Jika bakteri menyusup ke dalam jaringan yang sehat, maka akan terjadi infeksi. Sebagian sel mati dan hancur, meninggalkan rongga yang berisi jaringan dan sel-sel yang terinfeksi. Sel-sel darah putih yang merupakan pertahanan tubuh dalam melawan infeksi, bergerak ke dalam rongga tersebut dan setelah menelan bakteri, sel darah putih akan mati, sel darah putih yang mati inilah yang membentuk nanah, yang mengisi rongga tersebut.
Akibat penimbunan nanah ini, maka jaringan disekitarnya akan terdorong. Jaringan pada akhirnya tumbuh disekeliling abses; hal ini merupakan mekanisme tubuh untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut. Jika ssuatu abses pecah didalam, maka infeksi bisa menyebar di dalam tubuh maupun di bawah permukaan kulut, tergantung kepada lokasi abses.

Apakah penyebab penyakit abses (penimbunan nanah)?
Suatu indeksi bakteri bisa menyebabkan abses melalui beberapa cara: (a) bakteri masuk kebawah kulit akibat luka yang berasal dari tusukan jarum yang tidak steril; (b) bakteri menyebar dari suatu infeksi di bagian tubuh yang lain; (c) bakteri yang dalam keadaan normal hidup didalam tubuh manusia dan tidak menimbulkan gangugan, kadang bisa menyebabkan terbentuknya abses.
Peluang terbantuknya suatu abses akan meningkat jika: (a) terdapat kotoran atau benda asing di daerah tempat terjadinya infeksi; (b) daerah yang terinfeksi mendapatkan aliran darah yang kurang; (c) terdapat gangguan sistem kekebalan. Abses bisa terbentuk diseluruh bagian tubuh, termasuk paru-paru, mulutm rektum dan otot. Abses sering di temukan di dalam kulit atau tepat di bawah kulit terutama jika timbul di wajah

Bagaimana gejala klinik penyakit abses (penimbunan nanah)?
Gejala dari abses tergantung kepada lokasi dan pengaruhnya terhadap fungsi suatu organ atau syaraf. Gejalanya bisa berupa: nyeri, nyeri tekan, teraba hangat, pembengkakan, kemerahan, dan demam. Suatu abses akan pecah, maka daerah pusat benjolan akan lebih putih karena kulit diatasnya menipis. Suatu abses di dalam tubuh, sebelum menimbulkan gejala seringkali terlebih dahulu tumbuh menjadi lebih besar. Abses dalam lebih mungkin menyebarkan infeksi keseluruh tubuh

Pantangan makanan penyakit abses (penimbunan nanah)

            Perlu diperhatikan bahwa setiap penyakit yang diderita oleh siapapun tentu sangat perlu memperhatikan pola hidup dan makanan serta minuman yang tentu akan memepengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan, pada prinsipnya tidak ada makanan yang perlu di pantang atau di hindari oleh penderi abses (penimbunan nanah)

Sunday, March 12, 2017

JANTUNG


                                                      
Vena Cava adalah vena utama dalam tubuh yang membawa darah yang banyak mengandung karbondioksida dari kepala dan anggota tubuh bawah ke serambi kanan. Darah ini mengandung CO2 karena darah yang dikandung merupakan darah yang telah melewati sistem oksidasi (pembakaran).
Vena cava terdiri dari 2 bagian yaitu :
1.       Vena cava superior
2.       Vena cava inferior.
Atrium kanan menerima dari vena darah rendah oksigen dan tinggi karbon dioksida; darah ini akan dipindahkan ke ruang kanan bawah atau ventrikel kanan, dan dipompa ke paru-paru.
Atrium kiri menerima dari paru-paru darah tinggi oksigen dan rendah karbon dioksida; darah ini mengalir ke ventrikel kiri dan dipompa kesleruh tubuh

KATUB JANTUNG
1.       Katup Atrioventrikular kanan (Katup trikuspid)
Katup trikuspid membentuk batas antara ventrikel kanan dan atrium. Darah yang terdeoksigenasi memasuki sisi kanan jantung melalui inferior dan superior vena cava. Darah mengumpul ke atrium kanan, dan mengalir melalui katup trikuspid sebelum memasuki ventrikel kanan.
Kemudian, darah keluar dari jantung melalui arteri paru-paru, kemudian darah transit ke paru-paru untuk oksigenasi, Istilah “trikuspid” mengacu pada bagaimana katup dibangun. Yang berarti memiliki tiga lipatan seperti katup, dan ketika menutup katup ini mencegah darah kembali ke atrium kanan. Katup trikuspid bukan satu-satunya katup jantung yang memiliki tiga katup. Di sisi kiri jantung, katup aorta juga dilengkapi tiga katup. Katup ini menjadi batas antara ventrikel kiri dan aorta.
2.       Katup Pulmonal
Katup pulmonal adalah salah satu dari dua katup yang memungkinkan darah untuk meninggalkan jantung melalui arteri. Ini adalah katup satu arah. Darah tidak bisa mengalir kembali ke jantung melalui katup terebut. Katup dibuka oleh tekanan darah yang meningkat dari sistol ventrikel, mendorong darah keluar dari jantung dan masuk ke dalam arteri, Katup ini menutup bila tekanan dalam jantung menurun. Katup pulmonal terletak di ventrikel kanan jantung. Katup pulmonal terbuka ke arteri pulmonalis.
Frekuensi siklus ini tergantung pada denyut jantung. Stenosis katup pulmonal adalah suatu kondisi di mana aliran darah keluar dari jantung terhambat pada katup pulmonal. penyebab paling umum biasanya adalah penyakit jantung bawaan, meskipun penyakit rematik jantung dan tumor karsinoid ganas juga dapat menimbulkan masalah.
3.       Katup Atrioventrikular kiri (Katup mitral)
Katup mitral terletak di antara atrium kiri dan ventrikel kiri. Katup mitral terbuka untuk peningkatan tekanan ketika atrium kiri terisi dengan darah. Darah mengalir ke dalam ventrikel kiri jantung yang mengembang (diastole). Kemudian menutup ketika jantung berkontraksi (sistole) dan darah masuk ke aorta. Proses ini sangat penting untuk fungsi jantung. Kadang-kadang katup mitral tidak menutup dengan benar; ini dikenal sebagai prolaps katup mitral. Hal ini dapat menyebabkan darah bocor dengan cara yang salah, yang dikenal sebagai regurgitasi, yang menyebabkan sesak napas, jantung berdebar, dan nyeri dada.
Namun, dalam banyak kasus, masih ada katup yang cukup ketat untuk mencegah regurgitasi, begitu banyak orang tidak tahu bahwa mereka memiliki prolaps katup mitral. Kadang-kadang, prolaps katup mitral dapat menyebabkan endokarditis infektif. Ini adalah bentuk infeksi yang membuat jantung berdebar, dan harus diobati dengan antibiotik.
4.       Katup Aorta
Katup aorta terletak antara aorta dan ventrikel kiri jantung. Vena Pulmonal mengalirkan darah beroksigen ke atrium kiri jantung, Kemudian melewati katup mitral dan masuk ke ventrikel kiri. Pada setiap tindakan kontraksi jantung, darah beroksigen keluar dari ventrikel kiri melalui katup aorta. Sebagai bagian dari sistem jantung, katup rentan terhadap dua kondisi utama: Jika katup gagal untuk membuka semua jalan, hasilnya adalah stenosis aorta. Penyakit ini mempengaruhi kemampuan darah untuk pindah ke aorta secara efektif, dan dapat terjadi penyumbatan, Jika darah yang mengandung oksigen mengalir ke arah yang salah, fenomena yang disebut regurgitasi aorta akan terjadi. Hal ini disebabkan oleh katup aorta tidak berfungsi dengan benar. Pada dasarnya, darah dipompa ke aorta, tapi katup tidak menjaga dari memasuki kembali ventrikel kiri.

Vana pulmonalis adalah vena yang membawa darah dari paru-paru dan menuangkannya ke atrium kiri jantung. Vena pulmonalis utama muncul dari paru-paru dan bercabang ke dalam vena paru kanan dan kiri. Vena pulmonalis kanan mengumpulkan darah dari paru-paru kanan dan sebaliknya. Salah satu karakteristik khusus dari vena ini adalah bahwa pembuluh darah paru adalah satu-satunya vena yang menjalankan fungsi pengangkutan oksigen darah. Hal ini membuat vena paru-satu-satunya vena untuk mengangkut darah beroksigen.
Arteri pulmonalis Pembuluh nadi (arteri) adalah pembuluh yang membawa darah keluar dari jantung. Semua pembuluh nadi mengalirkan darah yang kaya O2, kecuali arteri pulmonalis, arteri pulmonalsi merupakan salh satu pembuluh darah arteri yang membawa CO2.

Aorta adalah arteri terbesar dalam badan manusia. Bersumber dari bilik kiri jantung dan membawa darah beroksigen kepada semua bagian tubuh dalam peredaran sistemik